Diduga Jadi Sarang Mafia BBM Subsidi, Rest Area KM.43 Balaraja Disorot: Negara Rugi, Rakyat Menjerit
Beberapa mobil milik mafia BBM sedang antri di SPBUyang terletak di Rest Area Km 43, Tempatnya di Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten diduda sebagai lokasi untuk mengisi solar subsidi dalam jumlah besar secara ilegal.
Tim investigasi Media Bandunginvestigasi.com mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan investigasi dan menemukan praktik mencurigakan tepatnya,
''Di Rest Area Km.43 Desa Pabuaran, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang didekati, terbukti mereka sedang mengangsu solar, namun pada saat kami ingin konfirmasi mereka langsung tancap gas seperti enggan di dikonfirmasi oleh wartawan, ” jelasnya kepada awak media, Sabtu (18/10/2026).
Tersebut dibenarkan oleh narasumber yang namanya masih dirahasiakan di lokasi mengatakan bahwa benar beberapa mobil tersebut adalah mobil Helie (pengisap BBM-red) yang dibawa oleh sopir.
Riki selaku Aktivis Jawa Barat juga memberikan dukungan penuh kepada pihak Kepolisian untuk memberantas mafia Bahan Bakar Minyak (BBM). “Kami percaya Polri mampu memberantas pelaku, mengingat pengawasan di SPBU saat ini sudah dilakukan dengan sangat ketat, ” tambahnya.
Selain mendesak tindakan hukum terhadap pelaku, Riki juga meminta Pertamina untuk tidak tinggal diam. Ia mendesak agar SPBU yang terlibat diberi sanksi berat.
“SPBU yang berkolaborasi dengan mafia BBM harus diberi sanksi tegas. Ini penting untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa depan, ” tegasnya.
Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa subsidi BBM yang dimaksudkan untuk masyarakat kecil seringkali disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Dengan dukungan masyarakat dan tindakan tegas dari aparat penegak hukum, diharapkan praktik iLlegal seperti ini dapat diberantas hingga ke akar-akarnya jangan biarkan hak rakyat dirampas! Mafia BBM harus ditumpas demi keadilan masyarakat.
Untuk mendapatkan informasi pasti dan juga menyampaikan keluhan masyarakat, awak media coba melakukan konfirmasi pada bapa Kapolresta Tangerang melalui pesan whatsapp.Namun hingga berita ini naik meja redaksi, awak media belum juga mendapatkan jawaban atau bungkam.

Posting Komentar