Dibalik Penyiksaan Mantan TKI, Warga Situteratai Diduga Terlibat Penipuan & Perdagangan Manusia
Disampaikan oleh AS (inisial) mengatakam pada redaksi bahwa ibunya tanpa sepengetahuan keluarga diberangkatkan ke Luar Negri oleh salah satu sponsor berinisial JN warga Bahbul, Desa Situteratai, Kecamatan Cikande. Kabupaten Serang, Ptovinsi Banten.
As mendatangi SPKZ Polda Banten, Namun Korban (Ibu) harus dihadirkan Agar proses penyidikan rapih juga lengkap. Berdalih mita uang ganti rugi, saat itu pelaku (Jueni) meminta sejumlah uang agar ibu As dipulangkan.
"Saat itu oknuk Kepala Desa meminta waktu untuk musyawarah, Istri dan uwanya memberikan uang Rp.5000 000. Untuk ganti Rugi."Sponsor yang sudah harusnya diaporkan sudah memproses keberangkatannya ke luar negeri dengan modus janji manis penempatan kerja secara prosedural melalui perusahaan resmi. Katanya
Pengacara ilegal tanpa belajar bahasa, Saya ditipu oleh sponsor di iming-iming bekerja ke luar negeri berangkat melalui PT resmi, ternyata saya dikirim secara ilegal ke Irak dan Penderitaan kami.
an bertambah ketika ia ditempatkan di rumah majikan pertamanya di Irak. Bukannya mendapatkan pekerjaan yang layak dan perlindungan sebagaimana mestinya, ia justru dipaksa bertahan di bawah tekanan fisik dan perlakuan kasar yang melanggar hak asasi manusia.
"Saya bekerja di majikan pertama selama sekian bulan dan saya dapat perlakuan tidak manusiawi oleh pihak majikan. Saya dianiaya dan dipukul. Karena saya enggak kuat, saya mengadu kepada sponsor saya, tapi sponsor tidak bertanggung jawab sama sekali. Ujar mantan PMI
Selama berbulan-bulan bekerja, ia harus menelan kepahitan akibat kekerasan yang dialaminya tanpa ada pihak yang membela atau melindunginya di lokasi kerja, netapa tidak manusiawinya perlakuan selama berada dalam cengkeraman majikan saya, hingga fisiknya tak sanggup lagi menahan beban saya melarikan diri.
Pada kenyataannya dilempar ke majikan perorangan untuk diperkuda. Ketika penganiayaan terjadi, baik perusahaan penerbit visa di Saudi maupun calo lokal bernama Jaeni Setelah terima uanh lepas tangan secara tidak bertanggung jawab.

Posting Komentar