Telusuri
24 C
id
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
BandungInvestigasi.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Politik
  • Olahraga
  • Opini
  • Wisata
  • Teknologi
  • Info dan Tips
  • Kesehatan
  • Kuliner
BandungInvestigasi.com
Telusuri

Beranda Pemilik Mobil Kijang Inisial PL Ancam Pengawas SPBU, APH Diminta Bertindak Pemilik Mobil Kijang Inisial PL Ancam Pengawas SPBU, APH Diminta Bertindak

Pemilik Mobil Kijang Inisial PL Ancam Pengawas SPBU, APH Diminta Bertindak

Bandung Investigasi
Bandung Investigasi
06 Mei, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp


Cianjur, Bandunginvestigasi.com - Seorang pria berinisial PL (35) diduga melakukan pengancaman terhadap salah satu petugas bernama Ramdan di salah satu SPBU Kec. Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat , Jumat (24/4/2026).


Pengawas mengatakan bahwa pelaku mengancam korban dengan rekam suara . Saat kejadian, PL tengah mengantri bahan bakar minyak (BBM) menggunakan mobil Kijang berwarna Hijau tua miliknya.


"Ada apa ini ?? Saya baru sekali puteran aja belum jelas.
Wah ini jelas ada permainan,Kaya tidak tau saja,Apa maksudnya kalau begitu mau matiin usaha saya,dan Siapa bekingannya nanti biar saya samperin komandannya, Biar saya laporkan lagi ke komandannya,Kenapa orang mau belanja di sana harus di pilih pilih, Oke,,!! kalau begitu saya mundur tidak belanja kesini,biar saya beli Pertamax saja, Cuman maaf ya kalau semisal nanti ada terjadi apa apa di SPBU ini,saya juga bukan orang bodoh biar nanti saya ancurin sekalian mau siapapun di belakangnya biar saya ancurin sebab saya bukan orang bodoh".Ujar PL dalam rekaman suara tersebut.


Dari hasil rekamanan, terungkap bahwa benar telah terjadi aksi pengancaman yang dilakukan oleh seorang pria berinisial PL terhadap korban Ramdan melalui pesan singkat suara," ujar salah satu tim media saat menelusuri investigasi. Rabu (06/05/2026).


Emosi karena "Tidak di izinkan pembelian berulang" PL nekat melakukan aksi pengancaman tersebut karena emosi merasa tidak dilayani oleh korban saat hendak membeli Pertalite. Padahal, petugas SPBU menolak melayani karena ingin melakukan pembelian berulang.


Korban diketahui tidak melayani PL lantaran PL ingin pembelian berulang yang menurutnya tidak sesuai dengan peraturan di SPBU.Prosedur ketat dalam penyaluran BBM bersubsidi.Aturan ini merupakan bagian dari revisi Perpres Nomor 191 Tahun 2014. Petugas SPBU akan langsung menolak pengisian jika QR Code tidak sesuai atau tidak melewati batas maksimal pembelian.


Berdasarkan kebijakan terbaru per April 2026, pemerintah menerapkan pembatasan pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite untuk memastikan distribusi tepat sasaran. (Red/M
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Stay Conneted

facebook Like
twitter Follow
youtube Langganan
vimeo Langganan
instagram Follow
rss Langganan
pinterest Follow

Featured Post

Misteri Dibalik Payung Penjual Obat Tramadol di Sebelah Ramayana, Kanit Reskrim Polsek Cianjur Kota Tak Berdaya

Bandung Investigasi- Minggu, Mei 24, 2026 0
Misteri Dibalik Payung Penjual Obat Tramadol di Sebelah Ramayana, Kanit Reskrim Polsek Cianjur Kota Tak Berdaya
Cianjur. Bandunginvestigasi.com - Terlihat jelas sorang lalki laki secara terang terangan (Pulgar) melayani para pembeli obat daftar G Jenis tramadol dan exhy…

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

BandungInvestigasi.com

About Us

BandungInvestigasi.Com merupakan portal berita terkini di Indonesia, menyajikan beragam informasi dari berbagai sektor kehidupan yang disajikan secara sederhana dan mudah dipahami untuk membukan wawasan secara luas.

Contact us: bandunginvestigasi867@gmail.com

Follow Us

Copyright © 2024 BandungInvestigasi.Com
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber