Misteri Dibalik Janji Manis Pelaku Laka Laka Lantas di Sumedang, Oknum Angota Polri Diduga Terlibat Pengelapan Mobil,
SUMEDANG – Kisah kecelakaan tunggal yang menimpa dua awak media saat melakukan tugas investigasi di wilayah hukum Polres Sumedang, Jawa Barat, ternyata menyimpan misteri yang mengundang pertanyaan serius. Di balik insiden yang mengakibatkan kerusakan parah pada kendaraan tersebut, muncul dugaan keterlibatan oknum kepolisian yang justru bertindak di luar wewenang, hingga kini keberadaan unit mobil itu pun tidak diketahui nasibnya.
Seperti diketahui, pada awal Juli 2025 lalu, tiga orang jurnalis mengalami kecelakaan saat sedang bertugas di Sumedang. Mobil yang mereka kendarai rusak parah akibat insiden tersebut. Namun, apa yang terjadi pasca kejadian justru menjadi sorotan yang lebih mengkhawatirkan.
Berdasarkan keterangan dan bukti yang dihimpun, setelah insiden itu terjadi, muncul seorang oknum polisi di wilayah hukum Polres Sumedang yang pada awalnya memberikan berbagai informasi terkait penanganan kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut kepada para awak media. Namun, seiring berjalannya waktu, sikap oknum tersebut berubah drastis.
Alih-alih memberikan kejelasan dan transparansi, oknum polisi tersebut justru diduga terlibat dalam proses penjualan kendaraan yang mengalami kerusakan parah itu. Hal yang semakin mencurigakan, setelah informasi mengenai dugaan keterlibatannya mulai terungkap, ia tiba-tiba memblokir nomor kontak para awak media yang sebelumnya ia hubungi secara rutin. Langkah ini menimbulkan asumsi kuat bahwa ada sesuatu yang disembunyikan, bahkan hal yang dianggap “di luar nalar” dalam penanganan kasus ini.
Hingga saat ini, nasib dan keberadaan unit mobil yang menjadi saksi insiden tersebut masih misterius. Tidak ada kejelasan di mana kendaraan itu disimpan, siapa yang menguasainya, atau ke mana ia akhirnya dibawa setelah diduga dijual secara tidak wajar.
Mendengar kabar dan dugaan tersebut, Murdani, pemilik sah kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan itu, telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan peristiwa ini ke pihak kepolisian. Dalam laporannya, ia menyoroti dugaan pelanggaran wewenang dan tindakan yang merugikan serta melawan hukum yang dilakukan oleh oknum yang bersangkutan.
Pihak kepolisian yang menerima laporan dari Murdani menegaskan bahwa kasus ini akan ditangani dengan serius. Mereka menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) di lingkungan Polres Sumedang untuk menelusuri jejak serta keberadaan oknum polisi yang diduga kuat terlibat dalam penjualan kendaraan tersebut. Selain itu, penyelidikan juga akan difokuskan untuk mengungkap keberadaan unit mobil yang kini hilang tanpa kabar, serta mempertanggungjawabkan setiap pihak yang terbukti terlibat dalam tindakan yang mencoreng nama baik institusi kepolisian.
Kasus ini kini menjadi perhatian, tidak hanya karena menyangkut keselamatan awak media saat bertugas, tetapi juga karena dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oleh pihak yang seharusnya melindungi dan menegakkan hukum. Masyarakat menuntut kejelasan dan keadilan, serta berharap proses penyelidikan berjalan secara transparan hingga ke akar permasalahan.
Redaksi
Editor:

Posting Komentar