Misteri Dibalik Senyuman Operator Spbu, "Mobil Bos Jabrig Kini Menjadi Sorotan"
Hari Rabu,Tanggal 15, Bulan April, Tahun 2026. Penemuan tim investigasi media Senyapnews.id, di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota Tindakan pengambilan BBM solar subsidi dengan sengaja menggunakan mobil box double engkel yang sudah di modifikasi keluar masuk di dua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Salahsatu operator yang namanya masih dirahasiakan memberikan bahwa beberapa mobil penyedot BBM (Grandong/heli) sudah beberapa kali masup. " Uang cor jelas ada pak, kalau siapa bosnya Setau saya dari sopir penanggung jawabnya Bos Jabrig. Katanya saat dikonfirmasi
Mobil Box Double Engkel milik nafia solar sudah di modifikasi itu dapat menampung solar subsidi hingga ribuan liter, biasanya hasil tersebut ditimbun terlebih dahulu di suatu tempat setelah itu dikirim untuk keperluan industri yang membutuhkan.
Investigasi lapangan mengungkap dugaan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, serta regulasi turunan yang diatur oleh PT Pertamina (Persero) mengenai tata kelola niaga energi bersubsidi. Pada Selasa 1 April 2026
Redaksi Senyapnews.id memandang serius fenomena ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap hak-hak konstitusional masyarakat kecil.
Apabila dalam kurun waktu 3×24 jam praktik anomali ini masih terus berlangsung, kami secara resmi akan melayangkan laporan formal kepada PT Pertamina Patra Niaga.
Sesuai dengan pakta integritas dan kontrak kerja sama antara SPBU dan penyedia energi, tindakan ini dapat berimplikasi pada sanksi administratif berat, yang meliputi:
Skorsing suplai penyaluran BBM bersubsidi.
Pencabutan alokasi kuota harian.
Hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) secara permanen, mengingat terjadinya pelanggaran Standard Operating Procedure (SOP) yang bersifat fatal dan mencederai akuntabilitas publik.
Negara tidak boleh kalah oleh praktik premanisme distribusi yang berlindung di balik kegelapan malam. Supremasi hukum dalam tata kelola energi harus ditegakkan demi keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.
Kombes Pol Dr. Raden Muhammad Jauhari, S.H., S.I.K., M.Si. Slaku Kapolres Metro Tangerang Kota melalui pesan WhatsAppnya Saat dikonfirmasi pihaknya akan segera ditindak lanjuti temuan tersebut. "Trimakasih informasinya, Kami atensikan. Kata Kapolres Metro Tangerang Kota pada wartawan, Pada Rabu 15/4/2026 (Red/Tim)

Posting Komentar